Kamis, 12 Februari 2015

MUHASABAH DIRI

images (1).jpgMUHASABAH DIRI

Apa yang kita cari di dalam hidup ini ....
Kita hidup di Gunung merindukan pantai....
Kita hidup di pantai Merindukan Gunung....
Kalau kemarau kita Tanya kapan hujan????
Di musim hujan kita Tanya kapan kemarau
Diam di rumah pengennya pergi....
Setelah pergi pengennya pulang ke rumah...........
Waktu tenang cari keramaian....
Waktu ramai  cari ketenangan...........
Ketika masih bujang mengeluh kepengen nikah sudah berkeluarga,mengeluh belum punya anak anak mengeluh biaya hidup dan pendidikan.........
Ternyata  SESUATUMU  tampak indah karena belum kita miliki...........
Kapankah kebahagiaan akan didapatkan kalau kita hanya selalu memikirkan apa yang belum ada,tapi mengabaikan apa yang sudah kita miliki....
Jadilah pribadi yang SELALU BERSYUKUR dengan rahmat yang sudah kita milik..........
Mungkinkah selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yang luas ini???
Menutupi telapak tangan saja sulit......
            Tapi kalau daun kecil ini nempel di mata kita maka tertutuplah ``BUMI`` dengan daun,
Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk sekecil apapun, maka kita akan melihat keburukan dimana-dimana  Bumi ini pun akan tampak buruk........
            Jangan menutupi mata kita,walaupun hanya dengan daun yang kecil..........
            Jangan menutupi hati kita, dengan sebuah pikiran buruk, walau Cuma seujung kuku SYUKURI apa yang sudah kita miliki,sebagai modal untuk MEMULIAKANYA........
Karena hidup adalah : WAKTU yang dipinjamkan & Harta adalah amanah yang dipercayakan...

Yang semua itu akan dimintai pertanggung jawaban,
            Bersyukurlah atas nafas yang masih kita miliki......
            Besyukurlah atas keluarga yang kita miliki........
            Bersyukurlah atas pekerjaan yang kita miliki...
            Besyukurlah dan bersyukur di dalam segala hal.
            Besykurlah berlomba dalam kebaikan di mulai dari sekarang.

Selamat meraih kebaikan di hari ini.


Di tulis oleh : Ustad Musyaffa Ad Dariny,MA.


Rabu, 11 Februari 2015

Mulai MEMBUDAYA Batu Lumut Dharmasraya




Fenomena Batu cincin atau Batu lumut ini telah membudaya bagi kaum hawa maupun kaum laki-laki, di samping itu batu lumut yang di sebut batu sungai dareh , telah mendunia, sampai manca negara , 

Batu sungai dareh yang paling terkenal, di atas nama sungai dareh terdapat di wilayah kabupaten Dharmasraya provinsi padang sumatera barat ( sumbar ).
Batu lumut bisa di dapat di wilayah wilayah atau tempat tertentu seperti di tepi sungai, yang ada di sumatera yang disebut sungai batang hari, batu lumut dimulai terdapat di daerah sungai dareh dharmasraya, bisa di bilang batu lumut ini hidup dan bisa mendapatkan nilai - nilai tinggi yang dapat menampilkan kreatifitas dalam corak/ motif batu tersebut, 

lakukan koment untuk info selanjutnya. and sucses in the hand........................

Lingkungan Hidup

GRAND DESIGN ECOTOURISM
DHARMASRAYA 2015 -2020

Propinsi Sumatera Barat merupakan propinsi yang terkenal dengan keindahan alamnya. Karenanya, Propinsi ini wajar saja merupakan daerah tujuan wisata sejak lama. Sangat disayangkan, saat ini kerusakan lingkungan juga menjadi bagian ataupun issue dari dampak pembangunan ataupun dunia usaha seperti penambangan legal maupun ilegal, perambahan hutan, alih fungsi lahan dan lain-lain.
Padahal saat ini daerah lain sedang galak-galaknya membangun potensi kepariwisataan seperti Papua, Sulawesi dan beberapa kawasan lainnya yang bisa dikatakan termasuk sulit untuk dikunjungi karena jarak tempuh yang cukup lama.
Keindahan alam Sumbar sebenarnya dapat dikembangkan menjadi suatu kawasan wisata lingkungan (ECOTOURISM), hanya saja Pemerintah Daerah saat masih fokus dengan potensi yang ada dengan pengelolaan yang masih jauh dari kreativitas ataupun inovasi.
Padahal dengan pengembangan potensi lingkungan, program ini dapat menghambat kerusakan lingkungan dengan cara meningkatkan potensi ekonomi dari pengelolaan lingkungan. Dengan bertambahnya penghasilan masyarakat dari wisata lingkungan tentulah secara otomatis kondisi lingkungan akan dipertahankan bahkan bertambah bagus karena ini merupakan lahan penghasilan masyarakat

Kabupaten Dharmasraya yang relatif kurang memiliki keindahan alam dibanding kabupaten lainnya di Sumbar seperti Agam, Tanah datar, Solok, dan lain-lainnya, ternyata memiliki potensi wisata lingkungan dan dengan objek relatif berbeda dengan kabupaten lainnya. Hal inilah yang akan dicoba untuk di tata kelola oleh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya untuk mengembangkan potensi ini .